7 Gejala Demam Berdarah Pada Orang Dewasa Yang Harus Dikenali

Penyakit DBD atau demam merupakan penyakit yang sempat booming di Indonesia. Beberapa faktor seperti lingkungan yang tidak sehat dan kurangnya penyuluhan menyebabkan DBD menjadi salah satu penyakit yang patut diwaspadai. Bagi Anda yang masih awam, ada baiknya untuk mencari beberapa referensi mengenai gejala demam berdarah pada orang dewasa. Hal ini disebabkan setiap orang berbeda gejala. Terutama dalam hal usia, tidak jarang antara anak-anak dengan remaja, dan orang dewasa pasti berbeda. Dengan mengetahui hal tersebut, maka Anda dapat mengantisipasi penyakit demam berdarah.

1. Meningkatnya Suhu Tubuh

Gejala demam berdarah pada orang dewasa yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti ini yang paling mudah dikenali ialah demam yang terjadi karena adanya peningkatan suhu tubuh yang cukup signifikan. Demam terjadi sebagai bagian dari sebuah mekanisme perlawanan alami untuk melawan adanya infeksi yang masuk ke dalam tubuh.

Perubahan suhu tubuh yang signifikan ini dikelompokkan dalam beberapa fase yang dikenal sebagai fase pelana kuda. Pada fase pertama, suhu tubuh akan meningkat hingga mencapai 40 derajat Celsius. Fase ini terjadi selama selang 3 hari setelah tergigit nyamuk. Memasuki fase kedua, fase di mana penderita demam berdarah memasuki fase kritis namun hal tersebut tak disadari. Hal ini disebabkan suhu tubuh mendadak turun secara drastis hingga dikira sudah sembuh. Terakhir, fase ketiga yang mana suhu tubuh yang tadinya turun akan mengalami peningkatan lagi beserta meningkatnya jumlah trombosit.

2. Tubuh Mengalami Nyeri Dan Pegal

Selain itu, gejala demam berdarah pada orang dewasa yang umum dikenali oleh penderitanya ialah seluruh tubuhnya merasa pegal sekaligus nyeri di sekitar daerah persendian, tulang dan juga otot. Terkadang rasa nyeri juga kerap menjalar pada bagian belakang mata. Hal tersebut terjadi karena adanya serangan virus yang membuat tubuh kekurangan vitamin dan mineral, sehingga tubuh merasa sakit.

Dalam beberapa kasus, rasa sakit yang menyerang bisa semakin bertambah parah. Oleh sebab itu, mencukupi kebutuhan asupan cairan yang kaya nutrisi sangatlah penting.

3. Sering Mual Dan Muntah

Mual dan muntah merupakan gejala demam berdarah pada orang dewasa sebagai bentuk kekebalan tubuh, sehingga infeksi virus yang telah menyebar dengan sangat cepat menjalar ke saluran pencernaan. Gejala ini seharusnya tidak berlangsung lama dan akan mereda jika kekebalan tubuh penderita meningkat dan terus melakukan perlawanan terhadap infeksi virus.

Namun jika gejala tersebut berlangsung lama dan tak kunjung membaik, maka bisa jadi ini merupakan tanda bahwa demam berdarah perlu perawatan yang lebih intensif dari dokter.

4. Hilangnya Nafsu Makan

Gejala demam berdarah pada orang dewasa yang lain yaitu biasanya diikuti dengan menghilangnya nafsu makan, meskipun anak-anak juga bisa memiliki gejala yang sama. Dengan demikian, hal tersebut dapat membuat tubuh berisiko terkena dehidrasi atau rasa haus yang teramat sangat. Sehingga mau tidak mau penderita harus segera mendapat perawatan dari dunia medis agar kondisi tubuh tak semakin menurun dan kondisi semakin parah.

Jika penderita tak sanggup makan makanan yang berat seperti makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, maka dapat diganti dengan makanan yang lembut seperti bubur atau sup untuk menambah kekuatan dan meningkatkan asupan nutrisi dan cairan yang dibutuhkan oleh tubuh.

5. Mengalami Sakit Kepala

Selain nyeri sendi dan otot yang membuat seluruh tubuh terasa sangat ngilu bahkan tidak kuat berdiri, gejala demam berdarah pada orang dewasa yang juga sering menyerang yaitu sakit kepala. Meskipun dapat diatasi dengan minum obat sakit kepala, sakit kepala ini bukan sembarang sakit kepala.

Meski demikian, terkadang penggunaan obat-obatan untuk mengatasi sakit kepala tersebut harus dikonsultasikan dengan praktisi medis terlebih dahulu. Sebab beberapa obat sakit kepala yang didapat secara bebas justru dapat memperparah gejala atau bahkan meningkatkan risiko komplikasi bagi penderita.

6. Mengalami Sakit Perut

Nyeri di bagian perut bisa muncul dan apabila kekebalan tubuh sangat buruk dapat memperparah kondisi. Hal ini terjadi karena infeksi virus telah sampai ke bagian organ-organ pencernaan. Dalam beberapa kasus, rasa sakit perut ini, bisa berujung pada diare sebagai salah satu bentuk pertahanan tubuh.

7. Keluar Darah Pada Gusi Dan Saat Buang Air Besar

Pendarahan pada hidung atau mimisan serta gusi berdarah juga menjadi salah satu ciri-ciri demam berdarah yang sering dijumpai sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus. Kondisi ini, terutama mimisan atau pendarahan hidung bisa mengancam jiwa penderita jika terjadi berulang-ulang dan berlangsung lama karena mengakibatkan tubuh kekurangan sel darah merah. Bahkan dalam beberapa kasus, penderita harus ditranfusi darah untuk mengembalikan cairah darah yang hilang dari tubuh.

Setelah demam berlangsung selama 3 sampai 5 hari, tak jarang selain mimisan, penderita juga mengalami buang air besar yang bercampur darah.  Warna feses yang dikeluarkan juga akan berubah menjadi hitam pekat. Kondisi ini disebut fase Melena. Hal disebabkan karena perdarahan menjalar ke saluran pencernaan. Bila Anda melihat atau mengalami gejala ini, maka sesegera mungkin menghubungi dokter.

Tags: